Gunung Tangkuban Perahu Sebagai Destinasi Wisata

Wisata Gunung Tangkuban Perahu

Wisata Gunung Tangkuban Perahu menjadi salah satu objek wisata andalan di Bandung, Jawa Barat. Gunung dengan ketinggian 2.084 ini terletak di perbatasan Bandung Barat, Subang tepatnya  setelah Cikole Lembang. Gunung Tangkuban Perahu juga terkenal dengan keindahan dan legendanya.

Meski menjadi objek wisata, Gunung Tangkuban perahu merupakan gunung yang masih aktif. Gunung dengan bentuk Stratovulcano ini memiliki pusat erupsi yang berpindah dari timur ke barat. Gunung ini memiliki pemandangan kawah dan alam yang cantik.

Legenda Wisata Gunung Tangkuban Perahu

Gunung Tangkuban Perahu dikenal sebagai salah satu tempat wisata yang kental dengan legenda Sangkuriang dan Dayang Sumbi. Cerita Dayang Sumbi dan Sangkuring merupakan kisah cinta anak yang mencintai ibunya. Sangkuriang adalah anak Dayang Sumbi yang sejak kecil terpisah karena diusir sang ibu setelah membuat kesalahan fatal. Ketika Besar Sangkuriang mencintai Dayang Sumbi yang masih terlihat awet muda. Saat mengetahui Sangkuriang adalah anaknya, Dayang Sumbi pun menolak cinta dan lamaran sang anak.

Karena Sangkuriang tetap teguh ingin menikahi Dayang Sumbi, wanita itu pun membuat sebuah syarat tidak masuk akal dengan meminta dibuatkan sebuah telaga dan perahu dalam semalam. Namun, karena gagal Sangkuriang pun marah dan menendang perahunya hingga menjadi Gunung Tangkuban Perahu. Itulah mengapa permukaan Tangkuban Perahu seperti bentuk perahu yang terbalik.

Objek Wisata Tangkuban Perahu

Terlepas dari legendanya, Wisata Gunung Tangkuban Perahu menyajikan wisata alam yang memukau. Berikut beberapa objek wisata yang bisa anda nikmati saat berkunjung ke Gunung Tangkuban Perahu.

1. Kawah Ratu

Kawah Ratu merupakan kawah utama dalam kawasan Taman Wisata Gunung Tangkuban Perahu. Kawah Ratu merupakan kawah terbesar diantara kawah lain dalam kawasan wisata tersebut dan berbentuk seperti mangkuk. Di Kawah Ratu para wisatawan akan dimanjakan dengan pemandangan cantik bernuansa putih karena kandungan belerang yang ada di dasar kawah. Untuk melihat kawah para wisatawan telah disediakan tempat yang agak lebih tinggi dengan pagar pembatas demi menjaga keselamatan wisatawan.

2. Kawah Upas

Kawah Upas yang terletak sekitar 1,5 Km dari area Kawah Ratu ini terlihat lebih kecil dan dangkal. Untuk mencapai Kawah Upas wisatawan harus melewati jalan terjal dan berpasir. Kemungkinan, rute yang terjal ini membuat Kawah Upas lebih sepi pengunjung dibanding yang lain

3. Kawah Baru

Kawah Baru terletak di bagian atas Kawah Upas dan masih satu area dengan Kawah Ratu. Kawah ini kadang-kadang mengeluarkan asap belerang, sehingga wisatawan tak boleh terlalu mendekat karena ada gas beracun yang dapat membahayakan kesehatan.

4. Kawah Domas

Kawah Domas berada di daerah yang lebih rendah dari Kawah Ratu dan memiliki sumber air panas. Dengan temperatur mencapai 980-1500 derajat celsius, wistawatan bisa mencoba merebus telur dalam sumber mata air tersebut. Selain itu, di Kawah Domas terdapat beberapa kolam-kolam kecil yang berkhasiat untuk kesehatan. Masyarakat percaya berendam di kolam-kolam kecil itu dipercaya mampu menyembuhkan berbagai penyakit seperti panu, kurap, rematik dan sebagainya.

Selain kawah-kawah diatas, pengunjung bisa menikmati hamparan pohon pinus dan perkebunan teh yang bisa ditemui sepanjang perjalanan menuju Kawasan Wisata Gunung Tangkuban Perahu. Kehijauan alam kebun teh dan pinus akan memanjakan mata pengunjung. Untuk menikmati keindahan dan wisata di Gunung Tangkuban Perahu pengunjung dikenakan biaya 20.000 rupiah untuk wisatawan dalam negeri dan 200.000 rupiah untuk wisatawan asing untuk hari biasa. Pada hari libur tiket akan naik menjadi 30.000 rupiah untuk wisatawan dalam negeri dan 300.000 rupiah untuk wisatawan asing.

0Shares

Related posts

Leave a Comment